Mitos atau Fakta : Konsumsi Kacang Hijau Organik Bikin Subur

Mitos atau Fakta Konsumsi Kacang Hijau Organik Bikin Subur

Selain karena rasanya yang enak, kacang hijau juga diklaim dapat meningkatkan kesuburan. Tidak heran kalau biji-bijian yang berukuran mungil ini sering dikonsumsi oleh banyak pasutri yang ingin segera memiliki momongan.

Kacang berwarna hijau ini menyimpan berbagai nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, serat, magnesium, mangan, asam folat, kalium, selenium, antioksidan, zinc, zat besi, dan beberapa jenis vitamin B.

Peredaran dan sirkulasi darah yang lancar adalah kunci tubuh sehat. Sebab, darah berperan untuk mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika peredaran darah terhambat, beragam gejala gangguan kesehatan pun akan terlihat.

Nah, aliran darah yang lancar sangat dibutuhkan untuk kamu yang sedang menjalani program hamil. Karena, aliran darah yang lancar ke rahim akan membantu pembentukan dinding-dinding rahim agar lebih kuat. Kandungan omega-3 dalam kacang hijau dapat mendorong pembentukan dinding rahim yang lebih kokoh.

Kandungan nutrisi di dalam kacang hijau juga sangat baik untuk kesehatan reproduksi. Saat hormon reproduksi bekerja dengan baik, maka fungsi sistem reproduksi pun akan berjalan dengan baik.

Kalau kamu sedang merencanakan kehamilan, pilihlah makanan yang bernutrisi tinggi. Apalagi kacang hijau tinggi akan kandungan omega-3 yang dapat memperlancar kinerja hormon reproduksi.

Karena itulah banyak orang meyakini bahwa nutrisi di dalam kacang hijau bisa membantu menyuburkan kandungan dan meningkatkan kesuburan pria. Tapi, benarkah kacang-kacangan ini dapat meningkatkan kesuburan?

Faktanya, Kacang Hijau Tidak Bisa Meningkatkan Kesuburan

Faktanya, Kacang Hijau Tidak Bisa Meningkatkan Kesuburan

Sumber foto : Google

Anggapan bahwa kacang hijau dapat meningkatkan kesuburan bisa dibilang hanyalah mitos. Sejauh ini, belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa kacang hijau berkhasiat untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Namun, berbeda dengan toge. Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, kecambah dari kacang hijau ini disebut berpotensi dalam meningkatkan kesuburan. Penelitian yang dilakukan pada hewan membuktikan bahwa mengonsumsi toge bisa meningkatkan kualitas sperma sehingga menambah peluang kehamilan.

Meski belum terbukti bisa meningkatkan kesuburan manusia, kamu sebenarnya tak perlu pikir panjang untuk mengonsumsinya. Biji-bijian ini tetap mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Jadi, mengonsumsi kacang hijau dalam jumlah banyak sekalipun tidak serta-merta akan mempermudah kehamilan. Dengan kata lain, anggapan bahwa kacang ini dapat meningkatkan kesuburan hanyalah mitos.

Namun, dengan pengolahan yang benar, kacang hijau akan menjadi sumber nutrisi untuk mendukung kesehatan tubuh dan organ reproduksi.

Perlu dicatat, banyak faktor lain yang dapat membuatmu sulit memiliki momongan, seperti gaya hidup tidak sehat, gangguan kesehatan tertentu, stres berlebihan, dan kekurangan atau kelebihan berat badan.

Jadi, sudah jelas ya kalau hingga kini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang hijau dapat meningkatkan peluang kehamilan atau kesuburan. Namun, mengonsumsinya secara rutin tetap diperbolehkan, kok.

Sebab, bahan makanan satu ini sangat tinggi nutrisi dan kaya akan serat yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh. Kamu bisa mengolahnya menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari gulai, bubur, es lilin, hingga jus. Selain menyehatkan, pemilik nama latin Vigna radiata ini juga sangat enak.

Kamu bisa mendapatkan produk kacang hijau organik di Healthy Choice untuk mendukung gaya hidup sehat. Selain itu, di sini juga tersedia aneka bahan makanan sehat lainnya loh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *