Tindak Tegas Cyber Crime Dengan Lapor Penipuan Online, Ini Tips Menghindarinya!

Tindak Tegas Cyber Crime Dengan Lapor Penipuan Online, Ini Tips Menghindarinya!

Banyak orang yang merasa dimanjakan dengan adanya internet, karena membuat semua aktivitas atau kegiatan mereka dapat dilakukan secara mudah berbasis digital. Namun hal yang patut diketahui adalah bahwa belakangan ini marak kasus kejahatan online, yaitu seperti penipuan, pengaduan atau lapor penipuan online juga banyak masuk ke kantor polisi, dimana korbannya sendiri tertipu oleh modus-modus yang cukup bervariatif.

Kasus kejahatan online ini memang cukup meresahkan, karena rata-rata dilakukan oleh komplotan yang sudah profesional sehingga jarang terlacak. Hal itulah juga yang membuat pihak kepolisian atau pihak berwajib kesulitan untuk bisa menangkap pelakunya, bahkan dengan semakin banyaknya korban di Indonesia. Tentunya korban yang terdampak akan mengalami kerugian yang cukup besar, khususnya adalah dari segi financial atau keuangan, apalagi jika seluruh isi rekening sampai terkuras habis.

Bagi Anda korban, baik itu yang sudah sampai rugi ataupun calon korban yang diintai oleh penipu, wajib untuk segera lapor penipuan online tersebut. paling tidak langkah yang dilakukan tersebut nantinya akan membantu agar tidak sampai ada korban-korban yang lainnya, pelaporan tidak harus dilakukan ke kantor polisi, karena sebenarnya pemerintah sendiri juga sudah menyediakan beberapa platform sebagai wadah yang dapat digunakan untuk membuat pengaduan akan tidak kejahatan tersebut.

Ada beberapa cara yang sebenarnya dapat dilakukan agar dapat terhindar dari kasus penipuan semacam ini, diantaranya adalah :

  1. Hindari panggilan nomor dari orang tidak dikenal, sering kali ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal ke ponsel Anda, maka harus berhati-hati. Sekarang ini bahkan penipu dapat melancarkan aksinya hanya dari panggilan telepon tersebut, modusnya bisa memenangkan hadiah atau sejenisnya. Anda bisa dengan mudah memeriksa nomor tidak dikenal ini lewat sebuah aplikasi, lihat apakah memang nomor tersebut berbahaya ataukah tidak. Sebaiknya matikan saja jika ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal.
  2. Jangan pernah membagikan kode OTP Anda secara sembarangan, selanjutnya ketika ada kode OTP yang masuk, sebenarnya ini adalah cara yang digunakan untuk melakukan verifikasi. Jadi jangan sembarangan Anda membagikannya kepada orang lain, apalagi yang tidak dikenal, karena bisa menyebabkan akun Anda nantinya akan dibobol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan jika itu adalah keluarga atau sahabat, maka jangan pernah membagikan kode OTP.
  3. Memasang keamanan ganda atau 2FA, ini adalah sistem keamanan berlapis yang ditujukan untuk mengamankan data Anda, seperti yang banyak ditawarkan oleh setiap aplikasi keuangan, diantaranya adalah mobile banking, ewallet dan sejenisnya. Tujuannya tak lain adalah keamanan, yaitu agar nantinya tidak sembarangan orang dapat mengakses akun Anda, semata-mata digunakan untuk keamanan. Meskipun akan jadi agak ribet nantinya, namun demi keamanan tentunya bukan masalah.
  4. Hanya mengunduh aplikasi resmi, jika Anda ingin memasang aplikasi ke ponsel hendaknya jangan sembarangan, yaitu pastikan hanya mendownload atau melakukan install lewat toko aplikasi resmi. Seperti diantaranya iPhone yang aplikasinya bisa Anda dapatkan dari iOS, begitu juga dengan Android, dimana toko aplikasi resminya hanya ada di Google Playstore, di luar itu sebaiknya Anda hindari karena tidak teruji keamanannya.
  5. Hanya melakukan pembayaran lewat aplikasi resmi atau terpercaya, jika seandainya ingin melakukan pembayaran untuk transaksi yang berbasis online, maka perhatikan dari mana Anda akan melakukannya, pastikan memang benar-benar aman terpercaya, seperti diantaranya adalah marketplace yang sudah aman.
  6. Waspada ketika mengisi data maupun memberikan data pribadi Anda, karena data tersebut bisa saja disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Contohnya ketika membuka sebuah website, namun diminta untuk mengisi data pribadi yang ranahnya sudah sampai NIK dan sejenisnya, maka harus diwaspadai.

Lapor penipuan online bisa ke kantor polisi, website pengaduan online sampai dengan ke bank. Bank BCA misalnya yang juga menyediakan wadah untuk korban penipuan dan ada sangkut pautnya dengan perbankan tersebut, maka akan membantu penindakan. Jangan ragu karena dengan melaporkannya sebenarnya Anda sudah mengambil kebijakan untuk mencegah adanya korban-korban baru dari kasus yang serupa. Viralkan juga modus penipuan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut anda bisa klik link disini https://www.bca.co.id/id/informasi/awas-modus/2022/04/11/04/19/hati-hati-penipuan-online-ini-cara-melaporkannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *